A. Bacalah dengan
saksama teks berikut.
CARA MEMBUAT HAND SANITIZER
Sumber:
https://www.liputan6.com/bola/read/4209619/7-langkah-membuat-hand-sanitizer-menurut-who-ada-2-racikan.html
Satu
di antara cara gampang melakukan pencegahan
terhadap penyebaran virus Corona adalah
dengan menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer mampu membersihkan dan
mengurangi kuman yang ada di tangan. Namun, hand sanitizer atau cairan pembersih tangan ini sebaiknya hanya
digunakan saat dalam kondisi terbatas, seperti saat kesulitan menemukan air
bersih. Selain itu,
perlu diingat, agar selalu membeli produk hand sanitizer di pasaran yang
telah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sebagai cara
mengatasi kelangkaan hand sanitizer seiring tingginya permintaan, Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) telah mempublikasi cara membuat hand sanitizer yang mudah
dilakukan. Dilansir
dari laman CDC, hand sanitizer harus mengandung setidaknya 60
persen alkohol untuk bekerja secara efektif. Ada dua formula yang diberikan
oleh WHO, yakni menggunakan bahan gliserol dan etanol. Bahan gliserol digunakan
sebagai humektan (menjaga kelembaban) kulit. Kemudian dicampur dengan hidrogen
peroksida yang mampu mengatasi bakteri yang terkontaminasi.Selain gliserol, WHO
juga menyarankan penggunaan etanol. Sebagai catatan, perlu diperhatikan cara membuat
hand sanitizer, karena menggunakan bahan kimia. Mengacu pada proses pembuatan
versi WHO, Anda harus menunggu sekitar 72 jam hingga hand sanitizer buatan
sendiri itu siap dipakai.
Bahan-bahan yang digunakan
untuk membuat 10 Liter Hand Sanitizer
Formula 1
·
Etanol 96
persen sekitar 8.333 ml
·
Hidrogen
peroksida 3 persen sekitar 417 ml
·
Gliserol 98
persen sekitar 145 ml
·
Air suling
(distilasi) atau air matang yang sudah dingin
Formula 2
·
Isopopil
alkhol 99,8 persen sekitar 7,515 ml
·
Hidrogen
peroksida 3 persen sekitar 417 ml
·
Gliserol 98
persen sekitar 145 ml
·
Air suling
(distilasi) atau air matang yang sudah dingin
Alat-alat yang diperlukan
·
Gelas atau
botol palstik berukuran 10 liter dengan sumbat ulir
·
Jerigen
plastik berukuran 50 liter polythylene, yang tembus pandang untuk melihat
tingkat cairannya
·
Tangki
stainless steel dengan kapasitas 80-100 liter
·
Sodet kayu,
plastik, atau logam untuk mengaduk adonan
·
Tabung
pengukur
·
Gelas takar,
corong plastik atau logam
·
Botol
plastik dengan tutup anti bocor berukuran 100 ml
·
Botol kaca
atau plastik berukuran 500 ml dengan tutup sekrup
·
Alkohol
meter, skala suhu di bagian bawah dAn konsentrasi etanol (presentase v/v) di
bagian atas
Cara membuat hand sanitizer sesuai standar dari WHO
1. Siapkan 10 botol kaca atau plastik
berukuran 10 liter dengan tutup sekrup.
2. Pilih formula yang ingin dibuat
sesuai takaran ke dalam jerigen.
3. Tambahkan hidrogen peroksida ke
dalam jerigen.
4. Tambahkan gliserol ke dalam jerigen.
Gliserol memiliki sifat yang kental dan lengket pada gelas ukur. Bersihkan gelas
ukur dengan air distilasi atau air matang.
5. Tuangkan ke dalam jerigen sekitar 10
liter, dan tambahkan 1 liter air distilasi.
6. Aduk hingga tercampur rata.
7. Terakhir, segera bagi ke botol
plastik berukuran 500 atau 100 ml. Simpan hingga 72 jam sebelum digunakan.
Dengan telah mengetahui cara alternatif versi WHO, Anda bisa terapkan di rumah pada saat kesulitan mendapatkan kondisi hand sanitizer atau mengalami kenaikan harga. Sekali lagi ditegaskan, hand sanitizer hanya sebagai alternatif pengganti jika sulit menemukan air dan sabun untuk membersihkan tangan. Penggunaan hand sanitizer dalam jangka panjang akan membuat kulit Anda mengalami gangguan kesehatan, seperti kulit kering dan sensitif. Hand sanitizer memiliki berbagai kandungan bahan kimia yang berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi otot kerangka dan jantung manusia. Alkohol juga dipercaya mampu meningkatkan resisten bakteri. Maka dari itu, penggunaan hand sanitizer lebih baik digunakan ketika sulit mencari air dan sabun.
B. Kemudian, isilah format berikut berdasarkan teks prosedur tersebut!
|
Kata-kata sulit:
|
|
Maksud isi teks:
|
|
Arti penting teks:
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar